THE GREAT LECTURER FOR GREATER STUDENTS


“The world’s greatest achievers have been those who have always stayed focussed on their goals and have been consistent in their efforts.” 

― Roopleen

Terus fokus pada tujuan dan konsisten dalam berusaha adalah kunci para pejuang terhebat. Kedua kunci itu berlaku bagi semua orang yang ingin mengejar mimpinya, termasuk juga para mahasiswa di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung. Sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi menjadi institusi Pendidikan Tinggi Kepariwisataan terkemuka di dunia yang tetap berkepribadian Indonesia, maka STP Bandung memiliki harapan agar tenaga kerja terdidik di STP Bandung juga lebih berkualitas dan siap terjun ke dunia kerja. Namun dalam kenyataannya, mempertahankan dan mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah, banyak hambatan yang dihadapi sekolah, khususnya para dosen dalam menghadapi mahasiswanya. Dalam hal ini sudah seharusnya dosen menjadi wadah untuk menampung serta peka terhadap segala keluh kesah, permasalahan, dan kesulitan yang dihadapi mahasiswa, sehingga dosen perlu memiliki counseling skill. Oleh karena itu, maka STP Bandung bekerja sama dengan Gibasa Consultant menyelenggarakan Coaching & Counseling Training bagi setiap dosen di STP Bandung khususnya dosen yang berperan sebagai wali kelas.

In house training ini dilaksanakan 2 hari yaitu pada tanggal 28 – 29 November 2016 lalu. Training ini terdiri dari 2 sesi setiap harinya. Di hari pertama, sesi pertama diisi dengan materi “Introduction to Coaching & Counseling” yang dibawakan oleh Yono Budhiono, Drs. Psy., MBA., M.Sc. Pada pematerian ini, trainer mengenalkan coaching dan counseling serta peran dan fungsi dosen pembina di perguruan tinggi. Selain itu dijelaskan juga mengenai gambaran permasalahan mahasiswa, tuntutannya, sampai pada potensi-potensi mahasiswa yang bisa dikembangkan. Selanjutnya, materi terakhir yang disampaikan oleh trainer adalah mengenai teknik dan metoda counseling. Para peserta terlihat antusias selama sesi ini sampai waktu pun tak terasa sudah di penghujung sesi ini.

img_4333

Pada sesi kedua, materi yang disampaikan adalah mengenai “Coaching” yang dibawakan oleh Uray Andro Oktaviar, S. Psi, CH., CHt., CHRP.

“Coaching dapat meningkatkan pembelajaran dan pertumbuhan yang efektif karena coaching dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa.”

Pada materi kedua ini, trainer akan membawa para peserta untuk lebih menyelami ilmu “Coaching”, mulai dari definisi hingga yang paling penting adalah tahapan beserta detailnya. Disini para peserta terlihat lebih interaktif lagi, karena banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan pada trainer. Di akhir sesi, trainer menunjukkan cara coaching sesuai tahapan dengan mempraktikkannya di hadapan para peserta. Di bagian ini para peserta terlihat sangat fokus. Kemudian setelah trainer selesai mempraktekkannya, peserta diminta untuk menganalisis dan mencocokkan bagian-bagian pembicaraan trainer dengan tahapannya. Sesi tersebut menjadi sesi akhir pada training hari pertama.

Selanjutnya pada hari kedua, sesi pertama diisi dengan materi “Coaching & Counseling in Education Setting” yang dibawakan oleh Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., Ph.D. Pada sesi ini, trainer lebih menjelaskan coaching dan counseling di setting Pendidikan, seperti bagaimana peserta dapat mengenal perannya di setting Pendidikan, tuntutan dan tugas mahasiswa, kemudian bagaimana gambaran permasalahannya sampai pada alur rujukan bagi mahasiswa yang bermasalah.

img_edu

Selain itu, disampaikan juga mengenai aspek-aspek apa saja yang perlu diobservasi ketika pendidik menemukan suatu indikasi adanya abnormalitas pada mahasiswa didiknya. Maka tidak salah ketika trainer lebih memfokuskan counseling sebagai solusi dari permasalahan mahasiswa. Pada sesi ini peserta terlihat lebih terbuka dan asertif. Ada yang menyampaikan permasalahannya dengan mahasiswa, ada yang menceritakan keadaan-keadaan mahasiswa yang memang sulit diatasi, dan banyak juga yang bertanya mengenai cara menghadapi serta menyelesaikan permasalahan yang sulit dipecahkan. Selain itu peserta juga terlihat puas ketika trainer menjelaskan dan menjawab setiap pertanyaan, terlihat dari raut wajah yang antusias, anggukan tegas, hingga keputusan peserta untuk mencoba mengaplikasikannya langsung.  

Kemudian sesi kedua diisi dengan lanjutan materi “Coaching” dan disertai dengan “Coaching Practice” yang masih dibawakan oleh Uray Andro Oktaviar, S. Psi, CH., CHt, CHRP.

img_4309x

Materi ini merupakan materi lanjutan dari sesi kedua di hari pertama. Trainer menyampaikan tahap-tahap coaching yang lanjutan, kemudian selebihnya trainer menekankan peserta untuk lebih aktif dalam mempraktekkan coaching itu sendiri. Di sesi terakhir ini peserta secara berpasang-pasangan mempraktikan coaching secara bergiliran. Semua peserta terlihat serius ketika mempraktikannya.

Coaching Practice tersebut menjadi bagian penutup training di hari kedua. Harapannya praktik ini menjadi media bagi peserta untuk lebih memantapkan coaching skill-nya sehingga bisa dipraktikan pada mahasiswa kedepannya. Peserta mengakhiri kegiatan dengan kondisi yang masih semangat dan tampak puas dengan training ini.